SELONG BELANAK, LOMBOK TENGAH – Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi memulai pelaksanaan lapangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dikawasan Desa Wisata Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Langkah strategis ini diambil guna memotret secara utuh struktur ekonomi lokal yang mengalami transformasi masif dari sektor agraris tradisonal menuju episentrum pariwisata bahari dan geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertaraf internasional.Petugas pencacah lapangan yang dilengkapi dengan atribut resmi dan perangkat digital terintegrasi mulai menyisir seluruh unit usaha, baik yang menetap seperti resor, hotel, restoran, maupun pelaku usaha informal di. 11 Dusun di Kawasan Wisata Desa Selong Belanak. difokuskan untuk mengumpulkan basis data komprehensif terkait jumlah usaha, penyerapan tenaga kerja, rantai pasok lokal, serta adopsi digitalisasi dalam transaksi keuangan masyarakat desa. Akselerasi Pariwisata dan Ketahanan UMKM Lokal,Kepala Desa Selong Belanak menegaskan bahwa wilayahnya merupakan salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi baru di kawasan penyangga Mandalika. Kehadiran SE2026 dinilai momentum emas bagi desa untuk menjejaki validitas kontribusi sektor pariwisata terhadap kesejahteraan riil masyarakat lokal. Kegiatan ini dimulai Sejak Tanggal 15 Juni 2026 sampai dengan batas yang sudah di tentukan.Adapun Petugas Pendataan di wilayah Wisata Desa Selong Belanak sebagai berikut :
|
No. |
Nama Petugas |
Wilayah Tugas |
|
1 |
ENI RAHMAWATI |
Dusun Selong Belanak |
|
2 |
SULIS IDAYATI |
Dusun Tomang omang & Dusun Serangan |
|
3 |
ERLINA SEPTIANA |
Dusun Rujak Praye & Dusun Dasan Baru |
|
4 |
ILHAM |
Dusun Rujak Tengah,Dusun Jowet Timur & Dusun Jabon |
|
5 |
RAJAB |
Dusun Rujak Tengah,Dusun Jowet Barat & Dusun Lengkok Dalam |
|
6 |
MAISARAH |
Dusun Kapal & Dusun Selong Belanak |